Rabu, 12 Oktober 2016

Peternakan di Sela lidah



Assalammu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh.
 
Apa kabar semua? Udah lama kita dak besuo besamo ni, hehe
Aku harap kalian ko sehat gagaloe lhaa.. 

Jadi di ambil dari judul hari iko, sayo ko nak bacerito samo kalian semuonyo.. kenapo sayo pakek bahasa iko? Karena sayo lah mulai cinto samo tempat kelahiran sayo iko. Hal yang nak sayo bahas pada hari ini adalah becerito tentang mulut ko, yang becakap baseng bae… bacakap sesuai esmosi, bacakap dak di peker asal bunyi bae. Memang lidah ko indak batulang tapi sebagai mahasiswa yang baik dan sudah dewasa ini harus bisa kontrol esmosi lah.

Sebagai seorang lieder yang baik kita harus berjiwa tenang.. harus bisa mengatasi semua masalah dengan jiwa yang tenang pikiran bersih dan tidak boleh lepas kontrol dan terkalahkan oleh emosi diri sendiri. Seorang pemimpin bisa dengan tenang menyelesaikan masalahnya sendiri.. baik itu masalah tugas, ekonomi, pelajaran dsb.

Jangan hanya dengan masalah tersebut maka terbongkarlah semua isi peternakan yang ada di sela lidah.. oh my god! Seharusnya ucapkanlah istigfar. bukan mengucap sesuatu yang seharusnya tidak boleh di ucapkan. Percuma cantik, ganteng, manis, dsb tapi masih memiliki binatang ternak yang haram di sela lidahnya.

Bukan bermaksud mencela, meyindir seseorang tapi hanya mengingatkan. Karena sebagai seorang muslimah atau muslim yang baik, kita harus selalu mengingatkan hal-hal yang baik untuk dilakukan dan yang tidak baik untuk dilakukan.. oke! Hidup ini singkat MAN jangan kotori harga dirimu karena sifat dan perbuatanmu.. apalagi ucapanmu! Berusahalah jadi orang baik, jaga emosi, selalu berzikir ya teman!! TO myFrend LOKAL SUKSES AMIN ya robbal’alamin.

By :SNN~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar